Ibu-ibu jualan di pinggir jalan – Ladang amal yang terlupakan

ibu penjual kacang

ibu penjual kacang

sore hari ini aku ceritanya ada perlu ke ATM di daerah Harendong, dimana posisi mesin atmnya ada didalam kawasan Pom Bensin. biasalah transfer uang dan ngambil uang 100rb untuk bayar hutang n operasional. sambil antri atm, aku memperhatikan sekeliling, ada yg ngantri beli bensin, ada yang nongkrong dll. yang jadi perhatianku adalah ada seorang Ibu-ibu yang jualan kacang bungkus diatas bakul.

jualannya sendiri dipinggir jalan keluar pom bensin tersebut, duduk termenung sendiri menunggu pembeli yang tidak kunjung menghampiri. dalam hati, kasihan ini ibu-ibu pastlah uang 5rb sangat berharga baginya, sambil berpikir kira-2 dia jualan telur asin nggak ya.. karena anakku paling seneng makan telur asin.

lalu datanglah setan menggoda, dan karena si Ibu gak jualan telur asin aku nggak jadi beli jualannya dia yang lain! Masyaallah….. teganya. sampai rumah aku nyesel setengah mati, kenapa tadi nggak jadi beli?? bukannya niat awalnya untuk menyenangkan hati si Ibu??

InsyaAllah besok mau ke Harendong lagi, mau ketemu sama si Ibu lagi, mau berbagi sedikit rezeki. Insya allah…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s